Perahu suku Dani

Sungai Baliem terletak 1.650 meter di atas permukaan laut, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Sungai ini merupakan sungai terbesar yang mengalir seolah-olah membelah Lembah Baliem.

Dalam perjalanan ke Kampung Wogi, Distrik Silokarno Doga, Kabupaten Jayawijaya untuk melihat mumi Pumo. Setelah menempuh perjalanan dengan mobil dari kota Wamena, setiba di Kampung Wogi yang terletak di tepi Jalan Trans Tolikara, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 2 kilometer menyusuri jalan setapak di sekitar kebun warga, perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi Sungai Baliem.

Betapa senangnya bisa melihat perahu suku Dani. Selama ini perahu di Papua yang dikenal publik hanya perahu pesisir pantai dan perahu danau.

Suku Dani yang terkenal sebagai petani tangguh juga mengenal perahu. Namun pembuatan dan penggunaan perahu hanya dikenal oleh suku Dani yang bermukim di sekitar Sungai Baliem.

Perahu ini berfungsi untuk menyeberangi sungai saja. Perahu ini berbentuk seperti lesung, batang pohon besar hanya dilubangi bagian tengah saja. Teknik mendayungnya pun dilakukan dengan cara berdiri. []

Foto: dok. Penulis
Penulis: Hari Suroto, peneliti di Balai Arkeologi Papua

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *