Korpri melayani dan menyatukan bangsa

0
25
pendidikan
Ilustrasi - Pixabay

PPSDM,  29 November 2019. Sangat berbangga sudah menjadi anggota Korpri sejak 2006 silam. Masih diingat bahwa pancaprasetya Korpri diucapkan hampir setiap hari saat prajabatan PNS saat itu.  

Seiring dengan perjalanan waktu, saat sudah menjadi guru SMP dan SMK, pancaprasetya itu praktis sudah jarang didengar (maklum fungsional) . Kini ketika sudah menduduki jabatan struktural (eselon IV)  pancaprasetya Korpri ini kembali rutin didengar (saat apel Korpri sering diucapkan).       

Saat mengikuti Diklat PIM IV di PPSDM regional Jogja,  pancaprasetya Korpri selalu diucapkan pada setiap apel pagi. Tentu ini dilakukan bermaksud agar semua pegawai ASN di PPSDM dan semua peserta diklat PIM atau latsar di tempat ini wajib menyadari panggilan hidupnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat kapan pun dan dimana pun. 

Tentu ini sangat penting untuk semua ASN. Dasar dalam bekerja melayani warga dan negara. Motivasi dasar kerja  pegawai pasti terus membatin dalam diri semua pegawai jika pancaprasetya Korpri ini secara kontinu dihidupi dalam diri semua pegawai ASN.

Hari ini sudah 48 tahun umur Korpri. Eksistensinya tersirat dan tersurat dalam tema besarnya yaitu “berkarya melayani dan menyatukan bangsa”. 

Tema besar ini sudah pasti berangkat dari keinginan besar untuk melakukan reformasi birokrasi. Semua pegawai ASN, Korpri kembali diajak untuk sungguh-sungguh berkarya melayani dan menyatukan bangsa. Tema ini hadir berdasar kondisi kekinian Korpri. Ada anggotanya yang gemar berkarya melayani dengan tulus dan ada yang tidak.  

Ada yang berjuang menyatukan bangsa dan ada yang tidak. Terbukti ada yang banyak mendapat penghargaan karena karya positifnya. Namun ada banyak pula yang masuk bui. 

Kondisi lain bahwa banyak warga yang belum puas dengan pelayanan yang dilakukan oleh anggota Korpri.  

Peringatan Korpri hari ini (2019) dengan tema yang diusungnya mengajak semua anggota Korpri untuk berbuat sesuai dengan pancaprasetya Korpri. Diperlukan refleksi mendalam dan catatan kritis pribadi per pribadi.     

Kepala Pusat Pengembangan SDM Kemendagri Regional Yogya, Dr. Ir.H. Suroyo, M. Si menegaskan bahwa hari ulang tahun Korpri hari ini mengingatkan semua anggota Korpri untuk selalu bekerja menggunakan konsep perubahan. Perubahan harus terjadi pada semua lini kehidupan, demi meraih masa depan yang lebih baik.  

Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa masa depan adalah guru terbaik, masa lalu dijadikan referensi untuk dimaknai pada realita sekarang ini. Semua anggota Korpri wajib merekayasa masa depan itu dengan bekerja ke arah perubahan positif  mulai hari ini.       

Catatan beliau mengingatkan saya tentang substansi materi diklat PIM IV bulan September lalu. Terutama materi peluang dan tantangan era revolusi 4.0. Isu strategisnya adalah semua manusia dituntut untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam mengisi zaman yang kian hari kian berubah. 

Semua ASN perlu sigap dan tanggap dengan dinamika perubahan zaman ini.  Menjemput bola lebih diharapkan daripada menunggu datangnya bola. Sikap proaktif, kreatif dan efektif sembari berkolaborasi dan bersinergi dengan orang lain memudahkan karya melayani dan menyatukan warga bangsa itu terwujud.

Mendesign perubahan tidak harus lebih dahulu dilakukan oleh orang lain, tetapi oleh diri sendiri. Berapa pun besarnya  perubahan yang sudah rutin dibuat merupakan momentum terbaik dalam menanggapi zaman ini.  

Hematku pada konteks inilah Korpri yang adalah abdi negara dan abdi masyarakat itu kian mendapat tempat di hati semua warga NKRI. Terus-menerus berkarya melayani dan menyatukan warga bangsa adalah tugas inheren dan menjadi motivasi dasar menjadi ASN. 

Dalamnya perlu dihidupi  dengan integritas pribadi yang kokoh. Usaha menerapkan nilai integritas ini perlu dengan rutin dilakukan hari lepas hari, saat sedang berkarya atau mengabdi. Konsistensi dalam melaksanakannya diyakini bahwa semua sedang menabur bibit unggul untuk dituai hasilnya oleh generasi kini dan berikutnya.  

Jika demikian pengabdian anggota Korpri pasti sedang tercatat dengan tinta emas oleh semua yang berkehendak baik. Orang-orang baik di negeri ini masih sudi hati memberikan penguatan tentang semua ini.  Optimis bahwa dengannya masa depan gemilang pasti diraih. 

Selamat HUT ke-48 Korpri. Teriring salam senyum, sehat, semangat selalu. []

Foto: dok. penulis/lomes.id

Penulis: Gerardus Wen, Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi, Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here