Ini ruangan saya

Penulis: Dominicus Fratris Burhanu, siswa SMAS Seminari Pius XII Kisol

0
135
berdoa - lomes
Ilustrasi - Foto?Dok. Pribadi
1.
Ada yang kesulitan menemukan ruang
Peluh bercucuran dengan sayang,
Juga kenang-kenang yang mengakhiri tenang.
Aduh sayang,
Perasaan sebenarnya soal basa-basi 
Penuh amis dan tak tahu diri.
Jika pada suatu kesempatan
Kita dihadapkan pada salam cinta dan luka,
Ketahuilah basa-basi lebih beruntung dari pada 
Sungguh yang menyeluruh.
2.
Ada yang menangis pelan.
Penuh tipu dan tak tahu kenapa.
Katanya ia tak punya tempat untuk menyendiri.
Mari curhat, ini ruangan untukmu  sendiri.
Anggaplah hati ini telah kau beli dan kau lunasi.
Silakan patah hati.
Kamu akan kupeluk sendiri.
3.
Selamat Agustus,
Di ruangan saya tertulis bahagia yang begitu besar. 
Sesekali menetaplah di dalamnya:
Hati saya tak butuh tiket untuk siaran pertama. 
4.
Jika punya waktu,
Bacalah mataku.
Sekalipun hanya soal kenapa kita tak pernah bertemu.
Temu kangen sayang.
Sekalipun ini bukan soal perasaan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here