2019: Doa dan Harapan

0
34
berdoa - lomes
Ilustrasi - Foto?Dok. Pribadi

Selamat datang, 2019. Mandi pertama 2019. Kerja pertama 2019. Ah, dan banyak tulisan di laman media sosial bermunculan.

Kesemua hal di atas merupakan cara warganet menyambut tahun baru. Ada banyak dan saya juga menyambutnya. Sederhana. Tidak istimewa. Hanya doa.

Doa itu merupakan syukur dan harapan. Tidak ada resolusi yang spesial. Yang pasti ada, dan itu tidak mungkin ditulis di sini.

Perihal resolusi, saya adalah orang yang alergi menulisnya, entah di sini atau di “sana”. Satu keyakinanku, Tuhan mengetahui keluh kesah, harapan, doa, dan tiap kerja keras.

Tentu disertai berkat kesehatan dan jiwa yang kuat, untuk menggapainya.

Sebelum gemerlap langit Jayapura, pukul 00.00 waktu Papua, saya dan beberapa kawan dan saudara berdoa. Makan seadanya. Menu sebisanya. Minum kopi dan melantunkan pujian dan syukuran. Lalu jabat tangan.

Setelahnya kami menonton langit tak berbintang yang diwarnai percikan kembang api. Menjepret, merekam, dan membingkainya dalam ponsel. Riuh-rendah. Damai.

Semoga Tuhan mendengar doa dan harapan kami. Selamat tahun baru 1 Januari 2019, untukmu. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here