Beranda Jayapura

Jayapura

Neraka di Mata Kucing

Awal Februari 2012, suatu sore di Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua, kami kehabisan rokok. Stok makanan menipis. Dana peliputan dua mingguan juga nyaris...

2019: Doa dan Harapan

Selamat datang, 2019. Mandi pertama 2019. Kerja pertama 2019. Ah, dan banyak tulisan di laman media sosial bermunculan. Kesemua hal di atas merupakan cara warganet...

Yang bikin rindu Jayapura

  Mendengarkan instrumen lagu-lagu taize sambil mengetik, serasa kenangan di "tembok-tembok sunyi" tempo dulu tercipta. Instrumen ini lalu mengantar saya untuk kembali berjibaku dengan realitas. Realitas...

Berlari di Tungkuwiri

Siapa yang pernah berjalan di puncak bukit yang panjang, dipagari ilalang hijau nan manja menyusuri jalanan setapak? Berlari santai di bukit yang panjang, digelitik ilalang dan angin sore? Di sinilah tempatnya.

Saya cinta noken, lestarikan!

Dinding laman media sosial atau medsos milik saya, Senin pekan ini dipenuhi frasa ucapan, ajakan dan imbauan tentang noken. Ada juga yang mengunggah foto beserta...

Celotehan “Now”

Sa tra tau "jaman now" tuh siapa yang kasih booming ee? Dan sapa yang pertama pakai? Maklum sa anak kampung dan kurang "now". Tiap jalan-jalan...

Most Read

Cerita radio Nikolaus Dahu di Lembah Wajur

Kampung Lembah Wajur, Desa Wajur, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur memiliki cerita dan kisah menarik. Dulu kampung ini adalah sebuah...

Komodo jablay dan nostalgia Pulau Rinca

Perempuan itu setengah berlari. Napasnya ngos-ngosan. Mereka mau pulang dan kami bertemu rombongannya di jalan pulang, sedangkan kami baru menginjak pulau ini.  Mereka adalah...

Cerita mengenai pilot-pilot pertama Fransiskan di Papua

Di samping permasalahan helikopter atau pesawat terbang, yang pada waktu sangat mendukung kelancaran misi, ada juga pertanyaan darimana dapat diperoleh pilot-pilot. Akhirnya oleh para...

Puisi-Puisi Faldo Mogu

Jalanku aku melihat jalanku berapa tahun silam lurus... penuh cahaya pengisi harapan aku melihat jalanku berapa bulan lalu bertikung... penuh gumpalan kabut pengisi keragua-raguan aku melihat jalanku kemarin bertikung... penuh gelap, membuatku putus...